- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 116
Sinergi Lintas Sektor: PA Kota Madiun, Kemenag Kota Madiun, dan Pemkot Perkuat Ketahanan Keluarga Guna Tekan Pernikahan Dini |23-02-2026|
SINERGI LINTAS SEKTOR: PA KOTA MADIUN, KEMENAG KOTA MADIUN, DAN PEMKOT PERKUAT KETAHANAN KELUARGA GUNA TEKAN PERNIKAHAN DINI

Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. didampingi Panitera Lucky Aziz Hakim, S.H.I., M.H. dan Sekretaris Agus Widyanto, S.H.I. melaksanakan audiensi bersama Pemerintah Kota Madiun pada Senin (23/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Madiun, Jl. Pahlawan No. 37, tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antar instansi guna mewujudkan ketahanan keluarga yang kokoh dan berkelanjutan di Kota Madiun. Sebagai bentuk kolaborasi lintas sektoral, PA Kota Madiun turut menggandeng Kementerian Agama Kota Madiun yang dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Kota Madiun, Dr. H. M. Zainut Tamam, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran.

Audiensi yang dimulai pukul 11.30 WIB tersebut disambut hangat oleh Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, didampingi Sekretaris Daerah Ir. Soeko Dwi Handiarto, M.T., Kepala Bagian Hukum Ika Puspitaria, S.H., M.M., Kepala Bagian Pemerintahan Teguh Sudariyanto, S.STP., M.Si., Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Danang Novianto, S.STP., M.H., serta jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Madiun.
Dalam sambutannya, Ketua PA Kota Madiun menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah konkret sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) tingkat provinsi antara Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Beliau menekankan bahwa dinamika sosial yang berkembang dewasa ini menuntut perhatian serius dan langkah kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan.
“Isu ketahanan keluarga dan pencegahan pernikahan dini bukan semata menjadi tanggung jawab lembaga peradilan, melainkan memerlukan keterlibatan aktif pemerintah daerah dan kementerian terkait. PA Kota Madiun berkomitmen membangun sinergi program edukasi dan pendampingan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Ketua PA Kota Madiun.
Lebih lanjut disampaikan bahwa forum audiensi ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas kondisi aktual ketahanan keluarga di Kota Madiun, termasuk identifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya pernikahan dini. Pertemuan ini juga diarahkan pada perumusan langkah-langkah preventif dan solutif yang dapat dilaksanakan secara terpadu, terukur, dan berkelanjutan, dengan menempatkan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sosial.


Ketua PA Kota Madiun juga menekankan pentingnya penguatan program edukasi, sosialisasi hukum, serta pendampingan keluarga berbasis masyarakat. Beliau berharap sinergi antara PA Kota Madiun, Kemenag, dan Pemerintah Kota Madiun dapat menghasilkan kebijakan dan program nyata yang berdampak signifikan terhadap penurunan angka perceraian serta pencegahan pernikahan dini.
Dalam sesi diskusi, turut dilakukan evaluasi terhadap data perkara dispensasi kawin dan pernikahan dini sepanjang tahun 2025. Berbagai faktor penyebab dianalisis secara komprehensif sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PA Kota Madiun dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Beliau menegaskan komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk mendukung langkah-langkah strategis tersebut, termasuk integrasi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Selain itu, beliau mendorong pembentukan pilot project sosialisasi terpadu yang menyasar langsung institusi pendidikan sebagai langkah preventif sejak dini.
Salah satu kesepakatan penting dalam audiensi ini adalah pelaksanaan sosialisasi masif di sekolah-sekolah wilayah Kota Madiun dengan melibatkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai ujung tombak edukasi kepada generasi muda. Program ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif mengenai kesiapan berkeluarga, dampak pernikahan dini, serta pentingnya perencanaan masa depan yang matang.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang terarah, sistematis, dan berkesinambungan. Dengan komitmen bersama antara PA Kota Madiun, Kementerian Agama Kota Madiun, dan Pemerintah Kota Madiun, keluarga di Kota Madiun diharapkan semakin mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, sejahtera, dan berkeadilan.
