- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 167
Sekretaris PA Kota Madiun Dorong Transformasi Digital dan Budaya Kerja Disiplin |02-04-2026|
SEKRETARIS PA KOTA MADIUN DORONG TRANSFORMASI DIGITAL DAN BUDAYA KERJA DISIPLIN

Bidang Kesekretariatan Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun menyelenggarakan rapat dinas dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja periode Maret 2026 pada Kamis, (2/4/2026). Bertempat di ruang rapat setempat, agenda ini dipimpin langsung oleh Sekretaris PA Kota Madiun, Agus Widyanto, S.H.I., dan dihadiri oleh seluruh jajaran struktural serta fungsional, mulai dari para Kepala Sub Bagian (Kasubbag), Pranata Komputer, Pengolah Data, hingga personel PPPK dan CPNS staf Kesekretariatan.
Mengawali sambutannya, Sekretaris PA Kota Madiun, Agus Widyanto, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan rutin ini yang bertepatan dengan suasana hangat bulan Syawal 1447 H. Beliau menekankan bahwa rapat ini merupakan instrumen penting untuk memonitor sekaligus mengevaluasi progres capaian kinerja Bidang Kesekretariatan selama Triwulan I Tahun 2026, guna memastikan seluruh target organisasi tetap berada pada jalur yang tepat.

Rangkaian rapat inti dimulai dengan pemaparan laporan kinerja dari masing-masing sub bagian. Kasubbag Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana (Ortala), Erina Fatkul Fatimah, S.H., M.H., menguraikan berbagai dinamika kepegawaian, termasuk progres kenaikan pangkat, pelaksanaan diklat kompetensi, serta validasi individu pada sistem SIMTEPA. Selain itu, dilaporkan pula hasil penilaian triwulan bagi pegawai dan tenaga outsourcing melalui inovasi "Pentol Corah", serta pengawasan kedisiplinan melalui aplikasi SIKEP Mahkamah Agung untuk menjamin administrasi data yang sistematis dan akurat.
Laporan berlanjut pada Sub Bagian Umum dan Keuangan yang disampaikan oleh Juminem, S.H., M.Hum. Dalam ulasannya, beliau menyoroti optimalisasi sarana dan prasarana (sarpras), koordinasi petugas keamanan, hingga proses lelang melalui KPKNL dan administrasi sewa ATM. Terkait aspek finansial, dilaporkan bahwa pencairan hak-hak keuangan pegawai telah tersalurkan secara tepat waktu tanpa kendala teknis. Selain itu, dipaparkan pula realisasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) baik pada DIPA 01 BUA Mahkamah Agung maupun DIPA 04 Badilag, serta penataan Daftar Barang Ruangan (DBR).
Dari sisi perencanaan dan teknologi, Kasubbag PTIP, Anita Nurhikma, S.H., M.Hum., memaparkan integrasi sistem perencanaan yang didukung infrastruktur TI andal. Fokus utama laporan ini mencakup pengembangan aplikasi internal untuk mendukung perkara prodeo serta realisasi anggaran DIPA 01 dan DIPA 02 per Maret 2026. Tak hanya itu, dilaporkan pula capaian pengelolaan media sosial dan website, serta rekapitulasi penggunaan aplikasi unggulan seperti Bluder, Silandep, e-Pecel, e-Dayoh, dan e-Surti. Data tersebut kemudian dikorelasikan dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Indeks Kualitas Pelayanan (IKP), dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) yang tetap terjaga pada tren positif.
Sebagai ruang evaluasi yang partisipatif, agenda ini turut membuka sesi dialog dengar pendapat. Sekretaris PA Kota Madiun memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh tim untuk memetakan kendala teknis di lapangan guna dirumuskan solusinya secara kolektif dan strategis.


Diakhir rapat Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun, Agus Widyanto, S.H.I., memberikan pembinaan komprehensif guna memperkuat fondasi kinerja dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Dalam arahannya, beliau menegaskan sejumlah poin krusial yang harus menjadi atensi kolektif seluruh aparatur kesekretariatan demi menjamin tercapainya target kinerja satuan kerja secara optimal dan berkelanjutan.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah urgensi kedisiplinan sebagai pilar utama profesionalisme. Beliau mengingatkan kembali seluruh jajaran untuk senantiasa mematuhi regulasi terkait disiplin kerja, baik dalam hal absensi kehadiran maupun performa kinerja, sesuai dengan amanat Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 7, 8, dan 9 Tahun 2016. Penegasan ini dimaksudkan agar budaya kerja yang tertib tetap terjaga sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap institusi.
Selain aspek kedisiplinan, beliau juga menyoroti pentingnya akselerasi transformasi digital di lingkungan kerja. Beliau menginstruksikan agar pemanfaatan teknologi informasi tidak sekadar menjadi pendukung administratif, melainkan harus dioptimalkan untuk menciptakan efisiensi pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Transformasi ini dipandang sebagai langkah krusial dalam merespons dinamika kebutuhan organisasi di era modern.
Menutup rapat, Sekretaris PA Kota Madiun menyampaikan harapannya agar melalui momentum monev kinerja ini, seluruh aparatur dapat semakin solid dalam membangun sinergi. Beliau mengajak seluruh tim untuk menumbuhkan komitmen bersama dalam mewujudkan visi PA Kota Madiun yang profesional, akuntabel, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
