- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 131
Perkuat Kualitas Layanan, Ketua PA Kota Madiun Tekankan Internalisasi Motto 'KOMPAK' Untuk Pengabdian Berintegritas |04-02-2026|
PERKUAT KUALITAS LAYANAN, KETUA PA KOTA MADIUN TEKANKAN INTERNALISASI MOTTO 'KOMPAK' UNTUK PENGABDIAN BERINTEGRITAS

Guna memperkuat kualitas pelayanan publik, Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun menggelar briefing pagi pada Rabu, (4/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang tunggu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PA Kota Madiun ini dipimpin oleh Ketua PA Kota Madiun, Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. dan dihadiri oleh bersama Wakil Ketua Imam Safi’I, S.H.I., M.H., Hakim, Panitera, Sekretaris, serta Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh ASN staf pelaksana termasuk petugas PTSP dan CPNS, petugas keamanan (satpam) dan tenaga kebersihan (cleaning service) karena penguatan kualitas layanan merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya petugas PTSP.

Tidak hanya aparatur internal, briefing ini juga diikuti mahasiswa praktikum dari UIN Sunan Ampel Surabaya, serta siswi magang dari SMK Negeri 2 Madiun dan SMK Negeri 2 Jiwan Madiun. Keterlibatan peserta magang ini menjadi bagian dari edukasi mengenai budaya kerja instansi peradilan yang disiplin dan melayani. Kegiatan diawali dengan Yel-Yel PA Kota Madiun secara serempak guna membangkitkan semangat kerja. Dalam pembinaan Ketua PA Kota Madiun Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. menekankan pentingnya menginternalisasi motto Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, yaitu "KOMPAK" (Komitmen pada Kemajuan).

"Seluruh aparatur harus termotivasi untuk terus berbenah dan berinovasi. Motto 'KOMPAK' adalah pengingat bagi kita semua untuk konsisten memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan prestasi kinerja demi kemajuan satuan kerja," tutur Ketua PA Kota Madiun.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa sebagai satu kesatuan sistem, setiap aparatur memiliki peran penting. Tidak ada bagian yang lebih kecil dari yang lain: koordinasi yang harmonis antara hakim, staf administrasi, hingga petugas keamanan adalah kunci dalam menciptakan ekosistem kerja yang progresif.
Sisi humanis dan spiritual juga menjadi sorotan utama dalam briefing pagi ini. Ketua PA Kota Madiun Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. menyampaikan sebuah refleksi mendalam mengenai hubungan antar manusia dalam dunia kerja. Beliau memaparkan bahwa kenyamanan hidup dan keberkahan kerja sangat ditentukan oleh kualitas etika dalam berinteraksi.
Menukil esensi misi kenabian Muhammad SAW dalam menyempurnakan akhlak, beliau berharap seluruh aparatur mampu menjadikan etika dan integritas sebagai panglima dalam melayani. Harapannya, setiap masyarakat yang datang ke PA Kota Madiun tidak hanya mendapatkan kepastian hukum, tetapi juga perlakuan yang bermartabat dan humanis.
Disamping itu, dalam pembinaannya, Ketua PA Kota Madiun Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. menyampaikan terkait hasil pengawasan regular oleh Tim Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah (Hatibinwasda) PTA Surabaya bahwa secara umum, kinerja PA Kota Madiun mendapat apresiasi, namun ada catatan krusial yang harus segera ditindak lanjuti dengan baik. Salah satunya adalah mengenai kedisiplinan penggunaan kelengkapan atribut kedinasan, baik bagi Hakim maupun seluruh ASN di lingkungan PA Kota Madiun. Menindaklanjuti hal tersebut tersebut, selaku Pimpinan PA Kota Madiun menginstruksikan beberapa hal, diantaranya:
Keseragaman atribut, diharapakan dapat memastikan penggunaan Pakaian Dinas Harian (PDH) maupun Pakaian Dinas Lapangan (PDL) sesuai dengan jadwal yang ditentukan, lengkap dengan papan nama (name tag), pin IPASPI/IKAHI. Kemudian Identitas Pegawai dengan tertib dalam penggunaan ID Card bukan hanya formalitas saat ada pengawasan, melainkan kewajiban setiap hari sebagai identitas resmi kita saat melayani masyarakat. Begitupula dengan kelengkapan atribut persidangan bagi para Hakim, mohon diperhatikan detail toga dan atribut persidangan lainnya agar tetap menjaga marwah dan kewibawaan persidangan. Dan yang tidak kalah penting kedisiplinan bukan hanya soal ada atau tidaknya atribut, tapi juga soal kepatasan dan kerapihan cara berpakaian kita sebagai pelayan publik.
Diakhir pembinaan, Ketua PA Kota Madiun Dr. H, Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. mengajak untuk menjadikan hasil pengawasan reguker PTA Surabaya sebagai momentum untuk meningkatkan level kedisiplinan. Beliau pun berharap agar seluruh aparatur mampu menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh, sehingga PA Kota Madiun dapat terus memberikan pelayanan peradilan yang berkeadilan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan do’a bersama, memohon bimbingan Allah SWT agar seluruh tugas yang dijalankan pada hari tersebut bernilai ibadah. Melalui kegiatan briefing pagi yang konsisten ini, PA Kota Madiun terus menjaga predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan optimis menciptakan birokrasi yang profesional dan responsif serta siap melanjutkan pembangunan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
