- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 98
Pembinaan Ketua PA Kota Madiun “Memperteguh Integritas, Mantapkan Pelayanan Berkarakter |29-04-2026|
PEMBINAAN KETUA PA KOTA MADIUN “MEMPERTEGUH INTEGRITAS, MANTAPKAN PELAYANAN BERKARAKTER"
Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan disiplin aparatur dan kualitas pelayanan publik melalui agenda rutin briefing dan doa bersama pada Rabu, (29/4/2026). Bertempat di ruang tunggu Pelayanan Terpadu Satu Loket (PTSL), kegiatan yang menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua PA Kota Madiun, Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Imam Safi'i, S.H.I., M.H., jajaran Hakim, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh ASN Staf pelaksana dan CPNS, hingga staf keamanan dan kebersihan. Selain aparatur internal, hadir pula mahasiswa PKL STAINU Madiun dan siswi magang dari SMK Negeri 2 Madiun.
Briefing pagi yang dimulai tepat pukul 07.40 WIB ini dilaksanakan sebagai sarana pembinaan, koordinasi, serta internalisasi nilai-nilai integritas aparatur dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pencari keadilan. Kegiatan diawali dengan yel-yel PA Kota Madiun secara serentak yang mencerminkan semangat kebersamaan, soliditas, dan komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan yang prima, cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.


Dalam pembinaannya, Ketua PA Kota Madiun, Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I., mengawali arahannya dengan menyampaikan pentingnya menguatkan komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme kerja dalam memberikan dedikasi terbaik bagi institusi tempat mengabdi, sebagaimana ditegaskan oleh Wakil Ketua PA Kota Madiun dalam Apel Senin pagi bahwa integritas harus dijunjung tanpa toleransi.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa integritas harus menjadi pondasi utama dalam setiap tindakan dan keputusan di lingkungan pengadilan. Integritas bukan sekadar bebas dari korupsi, tetapi juga mencakup kejujuran, konsistensi antara ucapan dan tindakan, ketaatan pada kode etik, serta menjaga kepercayaan publik. Pelayanan yang diberikan tidak hanya harus memenuhi standar teknis, tetapi juga harus merupakan pelayanan yang berkarakter, didorong oleh motivasi spiritual dan moralitas yang tinggi. Beliau menghimbau kepada seluruh aparatur, tidak hanya petugas di garda terdepan, agar senantiasa memberikan pelayanan yang berlandaskan pada empati, kesantunan dengan budaya 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, dan Sedekah) dan sikap solutif. Pelayanan yang berkarakter mencerminkan pribadi yang tulus dalam melayani, sehingga setiap masyarakat pencari keadilan merasa terayomi. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi dan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dengan mengimplementasikan perilaku anti-korupsi serta menolak gratifikasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Di akhir pembinaannya, Ketua PA Kota Madiun Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I. mengajak seluruh elemen, mulai dari Hakim dalam pelaksanaan persidangan, Panitera, Sekretaris, hingga seluruh staf, untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing secara optimal. Beliau berpesan agar kinerja tidak hanya didasarkan pada aktivitas fisik dan pikiran semata, namun juga harus dijiwai dengan nilai-nilai spiritual dan moralitas yang tinggi demi meningkatkan performa pelayanan di PA Kota Madiun.
Kegiatan briefing dan do’a pagi bersama ditutup dengan pembacaan do’a secara khidmat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk semangat kebersamaan, penguatan integritas, peningkatan kedisiplinan, serta komitmen kolektif dalam memberikan pelayanan yang berkarakter dan prima bagi seluruh masyarakat.
