- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 127
Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal di Bulan Ramadhan, Wakil Ketua PA Kota Madiun Tekankan Keselarasan Spiritualitas dan Profesionalitas |18-02-2026|
PASTIKAN LAYANAN PUBLIK TETAP OPTIMAL DI BULAN RAMADHAN, WAKIL KETUA PA KOTA MADIUN TEKANKAN KESELARASAN SPIRITUALITAS DAN PROFESIONALITAS

Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun melaksanakan briefing dan do'a pagi bersama pada Rabu, (18/2/2026) yang bertempat di ruang tunggu Pelayanan Terpadu Satu Loket (PTSL) PA Kota Madiun. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua PA Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H., serta diikuti oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh ASN staf pelaksana termasuk petugas PTSL dan CPNS, petugas keamanan (satpam), serta tenaga kebersihan (cleaning service). Kehadiran seluruh unsur aparatur tersebut menegaskan bahwa penguatan kualitas pelayanan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen satuan kerja, bukan semata menjadi tanggung jawab petugas PTSPL sebagai garda terdepan pelayanan.
Briefing pagi ini juga diikuti oleh mahasiswa praktikum dari UIN Sunan Ampel Surabaya serta siswi magang dari SMK Negeri 2 Madiun dan SMK Negeri 2 Jiwan Madiun. Keterlibatan para mahasiswa dan siswi magang tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran langsung mengenai budaya kerja di lingkungan peradilan yang menuntut kedisiplinan tinggi, profesionalisme, serta komitmen terhadap pelayanan prima.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Yel-Yel PA Kota Madiun secara serentak yang membakar semangat dan memperkuat soliditas seluruh peserta. Suasana penuh energi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga integritas dan meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat pencari keadilan.


Dalam pembinaannya, Wakil Ketua PA Kota Madiun Imam Safi’i, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa dalam pekan ini umat Muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Beliau mengingatkan pentingnya menindaklanjuti Surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya terkait penyesuaian jam kerja selama bulan puasa. Penyesuaian tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2026 tanggal 13 Februari 2026 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya, yang bertujuan untuk menjamin keberlangsungan serta efektivitas pelaksanaan tugas kedinasan sesuai ketentuan yang berlaku selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Beliau menegaskan bahwa pemberlakuan jam kerja selama bulan suci Ramadhan harus tidak mengurangi kualitas kinerja aparatur. Penyesuaian waktu kerja bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan harus dimaknai sebagai bentuk penataan ritme kerja agar tetap optimal dalam kondisi berpuasa. Meskipun menjalankan ibadah puasa, profesionalitas harus tetap terjaga demi memberikan pelayanan publik yang optimal.
Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya keselarasan antara spiritualitas dan profesionalitas. Nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan keikhlasan yang diasah selama Ramadhan hendaknya tercermin nyata dalam integritas moral saat melayani masyarakat pencari keadilan. Momentum Ramadhan diharapkan menjadi sarana motivasi dalam pengabdian untuk tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen pelayanan yang tinggi.
.Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa, seraya berharap agar seluruh aparatur dapat mengisi bulan suci dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, senantiasa menebar kebaikan, serta membawa keberkahan bagi institusi, diri pribadi, maupun keluarga.
Selain persiapan Ramadhan, briefing ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kedisiplinan kehadiran, sikap 6S dalam pelayanan di PTSL, serta pentingnya menjaga 5RIN lingkungan kantor. Wakil Ketua PA Kota Madiun Imam Safi’I, S.H.I., M.H. menegaskan bahwa kenyamanan ruang pelayanan merupakan bagian integral dari kualitas pelayanan. Lingkungan kerja yang tertata rapi dan bersih akan memberikan kesan profesional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Kegiatan briefing pagi ditutup dengan pembacaan do’a bersama. Selain sebagai permohonan kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepada Allah SWT, doa pagi tersebut menjadi momentum refleksi spiritual guna memperkuat nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Melalui briefing pagi yang rutin dilaksanakan, PA Kota Madiun terus berupaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima. Sinergi seluruh aparatur diharapkan mampu mewujudkan peradilan yang berintegritas serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan agama.
