- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 22
Apel Senin Pagi, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun Tekankan Sense of Belonging dan Sense of Responsibility Aparatur |03-08-2026|
APEL SENIN PAGI, KETUA PENGADILAN AGAMA KOTA MADIUN TEKANKAN SENSE OF BELONGING DAN SENSE OF RESPONSIBILITY APARATUR

Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun melaksanakan rutinitas Apel Senin Pagi pada Senin (3/8/2026). Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan disiplin, penguatan integritas, serta peningkatan kualitas kinerja aparatur tersebut diselenggarakan di halaman kantor Pengadilan Agama Kota Madiun, Jalan Ringroad Barat Nomor 1, Kota Madiun, dan dimulai tepat pukul 07.30 WIB.
Apel dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H., serta diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan aparatur, mulai dari para Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga tenaga outsourcing. Turut hadir pula para mahasiswa magang dari Universitas Merdeka (Unmer) Madiun dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).


Rangkaian apel diawali dengan pembacaan Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia serta Budaya Malu Pengadilan Agama Kota Madiun oleh petugas apel yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam menginternalisasikan nilai-nilai dasar aparatur peradilan sekaligus menjaga etika, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H., mengawali amanatnya dengan menyampaikan pengingat spiritual:
"أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي (Ushikum wa nafsiy), yang berarti: 'Aku menasihati Anda semua dan juga diriku sendiri.'"
Ungkapan tersebut menjadi pengantar sekaligus refleksi bahwa setiap nasihat yang disampaikan bukan hanya ditujukan kepada seluruh aparatur, tetapi juga menjadi pengingat bagi diri beliau sendiri untuk senantiasa menjaga amanah, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT dalam menjalankan tugas sebagai insan peradilan.
Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap institusi. Menurut beliau, rasa memiliki merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat, solid, dan berintegritas. Aparatur yang memiliki kepedulian terhadap lembaganya akan terdorong untuk menjaga nama baik institusi, memelihara lingkungan kerja yang kondusif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi. Sense of belonging juga akan melahirkan loyalitas, semangat kebersamaan, serta budaya saling mendukung dalam mencapai visi dan misi Pengadilan Agama Kota Madiun.
Selain itu, beliau juga menginstruksikan pentingnya menanamkan rasa tanggung jawab (sense of responsibility) dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Setiap aparatur diharapkan mampu menyelesaikan pekerjaan secara tuntas, cermat, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak terdapat pekerjaan yang tertunda ataupun terbengkalai. Beliau menegaskan bahwa tanggung jawab yang tinggi terhadap setiap amanah pekerjaan merupakan salah satu indikator profesionalisme aparatur sekaligus menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan prima (excellent service) yang cepat, tepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.
Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun mengingatkan bahwa integritas dan tanggung jawab harus senantiasa berjalan beriringan. Integritas tidak hanya diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tercermin dalam kejujuran, kedisiplinan, konsistensi, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang para pencari keadilan. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan akan terus meningkat seiring dengan kualitas pelayanan yang semakin baik.
Pada apel Senin pagi yang bertepatan dengan awal bulan Agustus tersebut, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun juga menghimbau seluruh aparatur untuk bersama-sama bergotong royong memperindah lingkungan kantor sekaligus memasang atribut dan dekorasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik lingkungan kerja, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan rasa bangga sebagai bagian dari institusi peradilan yang senantiasa mengabdi kepada bangsa dan negara.
Mengakhiri amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun Imam Safi’i, S.H.I., M.H. berpesan agar seluruh aparatur terus mempertahankan konsistensi kinerja terbaik, meningkatkan sinergi dan kolaborasi antarbagian, serta menjadikan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani sebagai pilar utama dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat. Beliau berharap seluruh jajaran Pengadilan Agama Kota Madiun senantiasa menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.
Kegiatan Apel Senin Pagi kemudian ditutup secara khidmat dengan pembacaan doa. Melalui pelaksanaan apel rutin ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Kota Madiun semakin memperkokoh komitmen dalam mewujudkan lembaga peradilan yang modern, berintegritas, profesional, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
